Wednesday, September 08, 2010
   
Text Size

Site Search powered by Ajax

Aplikasi Pembelajaran dengan Bedah Film Garuda di Dadaku

Suasana ruang aula SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik mendadak menjadi gedung bioskop. Meriah. Seluruh siswa kelas 9 mengikuti kegiatan bedah film Garuda di dadaku. Kegiatan tersebut merupakan aplikasi pembelajaran bahasa Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, seluruh siswa menyaksikan alur cerita secara keseluruhan setelah itu dilanjutkan dengan kegiatan diskusi yang dikomandani oleh siswa secara mandiri. Ada yang menjadi moderator, menulis, pembicara, dan audien film. Bagian-bagian diskusi tersebut akan melakukan kegiatan untuk membedah tentang isi dan pesan yang terjandung dalam isi film.

Bayu, tokoh sentral dalam film, dicerita sebagai anak yang memiliki motivasi untuk menjadi orang ‘besar’, memiliki kiat-kiat sukses walaupun dengan cara-cara yang sedikit konyol menurut Usman, sang kakek.

Dikisahkan dalam film ini, Bayu hari-harinya tak lepas dari si kulit bundar. Dia selalu menggiring bola menyusuri gang-gang di sekitar rumahnya. Tokoh yang diperankan Emir Mahira ini menyimpan cita-cita untuk menjadi pemain bola hebat. Bakat ayahnya yang sudah meninggal rupanya turun pada diri Bayu.

Namun tak mudah bagi Bayu untuk mewujudkan mimpinya. Kakeknya, Usman diperankan Ikranegara menentang cita-cita Bayu. Bagi Usman, pemain sepakbola adalah sesuatu yang tidak memiliki masa depan dan identik dengan kemiskinan. Usman lebih suka cucunya mengikuti berbagai kursus dari mulai matematika hingga melukis.

Kehadiran Heri, teman Bayu yang berkusi roda justru membangkitkan semangat pemeran tokoh utama untuk mewujudkan cita-citanya. Tokoh yang diperankan Aldo Tansani ini meyakinkan Bayu untuk ikut tim nasional usia 13 tahun. Dibantu teman barunya bernama Zahra yang diperankan Marsha Aruan, Bayu pun berusaha mewujudkan mimpinya.

Motivasi anak dalam membangun masa depannya akan memacu imajinasi anak untuk menulis tentang tema-tema yang sama. Anak akan lebih mudah untuk menafsirkan, bagaimana cara mengejar cita-cita, resiko akan yang akan dihadapi dalam mengejar cita-cita, hal apa yang mendukung dari motivasi,  apa yang membahagiakan ketika cita-cita tercapai, sampai bagaimana memunculkan motivasi dalam diri.

Kegiatan aplikasi pembelajaran dengan membedah film Garuda di Dadaku adalah modifikasi pembelajaran yang memberikan efek enjoy and fun. Inovasi pembelajaran aplikasi tersebut adalah salah satu alternatif untuk memacu siswa dalam materi pembelajaran yang menjadi target.